Ekspor Rotan Bisa Capai 275 Juta Dollar AS

Rotan

Junaedi (31), menyelesaikan kerajinan rotan di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (10/10/2011). Pemerintah memutuskan tetap mengekspor rotan dengan memperpanjang Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 Tahun 2009. Sejak beberapa bulan yang lalu, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian membentuk tim untuk merevisi aturan itu salah satu usulannya penghentian ekspor rotan.

Pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, akan berupaya untuk meningkatkan nilai tambah produk rotan dengan sejumlah cara. Dengan peningkatan nilai tambah maka nilai ekspor produk rotan pun bisa semakin besar. “Pemerintah terus mengupayakan proses peningkatan untuk dapat merangkak di rantai nilai, serta memperkuat daya saing produk dalam negeri,” jelas Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (13/4/2012).

Guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing dalam negeri, ia mengatakan bahwa pemerintah akan membangun Pusat Inovasi untuk produk furnitur di Palu. Lalu Pemerintah akan mengoptimalisasi pusat desain di Jepara dan Cirebon dan menyelenggarakan lomba desain furnitur dengan memanfaatkan jenis rotan yang selama ini pemanfaatannya rendah. Revitalisasi Pusat Desain Nasional juga akan dilakukan dengan mendatangkan desainer terkenal untuk mendidik dan melatih desainer Indonesia.

Dengan peningkatan nilai tambah maka nilai ekspor produk rotan pun bisa kian besar. Pada tiga bulan pertama 2012, nilai ekspor produk jadi rotan baik furnitur dan kerajinan telah mencapai 58,2 juta dollar AS. Diperkirakan pada akhir tahun 2012, ekspornya akan mencapai 275 juta dollar AS. “Meningkatnya ekspor produk jadi furnitur rotan jelas akan membangun gairah wirausaha baru di bidang industri rotan,” tambah Gita.

Mengenai isu kelangkaan bahan baku rotan, Gita menjelaskan kelangkaan terjadi karena adanya masa transisi pada awal pemberlakuan ketentuan verifikasi untuk perdagangan rotan antar pulau. “Ditambah lagi adanya peningkatan permintaan bahan baku rotan oleh industri di dalam negeri untuk memenuhi peningkatan permintaan produk jadi rotan dari dalam dan luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Gunaryo, menambahkan, pemerintah telah melakukan langkah-langkah untuk mengatasi kelangkaan, antara lain dengan melakukan sosialisasi kebijakan ke daerah, mempertemukan para petani rotan dengan para pelaku industri pengolah bahan baku rotan, dan mendorong lembaga pembiayaan dalam pengadaan bahan baku rotan.

Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/04/13/16252359/Ekspor.Rotan.Bisa.Capai.275.Juta.Dollar.AS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s