Indonesia Mampu Ambil Alih Pasar Pulp Dunia

Kementerian Perindustrian meyakini bahwa Indonesia memiliki peluang untuk mengambil alih pasar pulp dan kertas dunia yang selama ini didominasi oleh Amerika Utara dan Eropa Utara (Skandinavia).

“Karena di tengah kondisi menurunnya perekonomian Eropa dan Amerika Serikat (AS), industri pulp dan kertas Indonesia malah justru mengalami perkembangan yang cukup pesat,” kata Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian Panggah Susanto dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) di Jakarta, Selasa (29/5). 

Selain itu, lanjut Panggah, Indonesia berpeluang untuk menjadi pemasok pulp dan kertas di pasar dunia karena negara-negara tersebut memiliki keterbatasan dalam mengembangkan bahan baku secara signifikan akibat tingginya harga kayu dan energi. 

“Sehingga, kecenderungan yang akan datang adalah berkurangnya dominasi AS dan Skandinavia, yang kemudian akan bergeser ke Amerika Selatan dan Asia,” kata Panggah. 

Panggah mengungkapkan pada tahun 2011, pertumbuhan industri pulp dan kertas dunia mencapai 2,1 persen, sementara industri pulp dan kertas nasional mencapai 4,1 persen. 

“Ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, pertumbuhan industri pulp dan kertas Indonesia jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara maju dan dunia,” kata Panggah. Menurut Panggah, kebutuhan pulp dan kertas dunia pada tahun 2011 mencapai 340 juta ton dan diperkirakan akan naik menjadi 490 juta ton, sedangkan kebutuhan pulp dan kertas dalam negeri adalah 7,8 juta ton. 

“Saat ini, industri pulp dan kertas Indonesia berada di peringkat sembilan di dunia dan peringkat tiga di Asia. Kami memperkirakan Amerika Selatan dan Asia, termasuk Indonesia, akan mampu mengembangkan industri ini pada masa mendatang,” kata Panggah. 

Panggah menuturkan saat ini terdapat 12 industri pulp dengan kapasitas produksi 7,9 juta ton per tahun dan 79 industri kertas dengan kapasitas produksi 12,99 juta ton per tahun. Selain itu, Panggah menjelaskan, untuk ekspor masing-masing, sebanyak 2,813 juta ton pulp dengan nilai 1,6 miliar dolar AS dan 4,49 juta ton kertas dengan nilai 3,39 miliar dolar AS. (Ant)

Sumber: http://www.analisadaily.com/news/read/2012/05/30/53185/indonesia_mampu_ambil_alih_pasar_pulp_dunia/#.T8h9zNVNt8E

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s