Aparat Gagalkan Penjualan Orangutan

Tim yang terdiri dari staf Program Konservasi Orangutan Sumatera (SOCP) dan polisi serta institusi pemerintahan yang berwenang telah menggagalkan percobaan penjualan seekor anak orangutan di kawasan Tripa, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh.

Direktur Konservasi dari SOCP Dr Ian Singleton di Banda Aceh, Minggu menyatakan, penyelamatan pada Sabtu (16/6/2012) itu merupakan kesuksesan besar hasil kolaborasi yang luar biasa dari Polres setempat dan berbagai institusi yang terlibat.

“Bayi orangutan itu merupakan salah satu yang beruntung, dan bagi kami ini penyelamatan kedua di Tripa dalam 48 jam terakhir,” katanya, Minggu (17/6/2012).

Tripa merupakan kawasan yang mempunyai populasi orangutan tertinggi di dunia. “Pada 1990 diestimasikan, terdapat hampir 2.000 ekor orangutan di rawa gambut Tripa. Sekarang mungkin hanya tersisa sekitar 200 ekor, akibat konversi hutan menjadi perkebunan sawit yang masih terus berlangsung hingga saat ini,” katanya.

Foto yang diperoleh dari satelit menunjukkan bahwa dalam enam bulan terakhir saja telah terjadi konversi lebih dari 1.500 hektar.

“Tim lapangan kami melaporkan bahwa pembakaran lahan dan aktivitas ilegal di perkebunan sawit masih terus berlangsung walaupun tim penyidik dari pemerintah pusat telah turun untuk menyelidiki kegiatan ilegal tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, penyelamatan orangutan tersebut merupakan penyelamatan kedua di Tripa, hanya berselang sehari dari penyelamatan seekor orangutan jantan remaja, karena daerah tinggalnya hampir habis dibersihkan untuk perkebunan kelapa sawit.

“Orangutan adalah satwa langka dilindungi yang seharusnya tidak ditangkap, dijadikan hewan peliharaan maupun diperdagangkan. Penyelamatan ini telah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka seharusnya tidak melukai, menangkap, memperdagangkan atau memelihara orangutan maupun satwa langka lainnya sebagai hewan peliharaan,” kata Nurdin dari BKSDA Aceh Barat Daya.

“Kami sangat senang atas keberhasilan dan hasil dari operasi hari ini,” kata Kapolres Abdya AKBP Eko Budi.

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2012/06/18/0224542/Aparat.Gagalkan.Penjualan.Orangutan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s