Ekowisata mangrove di Semarang

Pemerintah Kota Semarang saat ini terus menyiapkan terwujudnyaa ekowisata hutan bakau (mangrove) di Kelurahan Tugurejo, termasuk memperhatikan akses jalan menuju lokasi tujuan wisata berwawasan lingungan ini.

“Untuk tempat dan masyarakatnya siap, tinggal akses jalan menuju lokasi yang masih kurang,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Ayu Entys, di Semarang, Minggu.

Ayu mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, dinas terkait, seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral yang menanganinya sebagai bentuk dukungan dari pemerintah.

Selain dua dinas tersebut dan Dinas Pertanian, ia mengemukakan, dinas lain yang juga terlibat dalam pengembangan daerah tersebut adalah Dinas Kelautan dan Perikanan.

Untuk Dinas Pertanian, lanjut Ayu Entys, terus mendukung dari sisi pembinaan seperti memanfaatkan tanaman mangrove.

“Banyak yang bisa dihasilkan dari mangrove, seperti dibuat agar-agar, kue, hingga pewarna batik,” katanya.

Ayu mengatakan bahwa ekowisata Mangrove di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu tersebut akan dijadikan sebagai bagian dari paket wisata alam lainnya, yakni yang ada di Gunungpati dan Mijen.

“Di Gunungpati dan Mijen terdapat kebun buah, kebun anggrek, dan pemancingan,” katanya. (U.N008/D007)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/320451/ekowisata-mangrove-di-semarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s