Walhi Tuntut PT Jasa Marga Hentikan Pembangunan Jalan Tol Bali

DENPASAR–MICOM: Puluhan aktivis Walhi Bali berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Bali, Rabu (15/8). 

Dalam aksi tersebut, para aktivis Walhi meminta Gubernur Bali Made Mangku Pastika segera menghentikan pengerjaan tol jalan di atas perairan (JDP) yang menghubungkan Benoa-Ngurah Rai dan Tanjung Benoa Nusa Dua. 

Permintaan penghentian pengerjaan JDP tersebut karena PT Jasa Marga selaku pelaksana telah melakukan pelanggaran Amdal dan pencemaran lingkungan laut dengan melakukan pengurugan laut dengan ribuan ton tanah putih. 

Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah bukti pengrusakan lingkungan hidup secara sadar dan sistematis oleh PT Jasa Marga. “Pelanggaran dan pengrusakan lingkungan hidup telah dilakukan secara sistematis oleh PT Jasa Marga. Maka kami menuntut agar Gubernur Bali segera menghentikan pembangunan tersebut sampai dengan pamaparan Amdal sesuai kajian lingkungan hidup,” ujarnya. 

Dalam Amdal disebutkan tidak ada pengurugan, tetapi saat ini terjadi pengurugan yang luar biasa. 

“Jika proyek pemerintah sudah merusak lingkungan hidup, apalagi proyek swasta atau proyek ilegal lainnya,” ujar Koordinator aksi Abdul Haris. 

Walhi meminta Gubernur Bali Made Mangku Pastika membatalkan proyek yang dimotori oleh PT Jasa Marga tersebut karena sudah merusak lingkungan. 

Perusakan terjadi di Taman Hutan Raya Mangrov dan berbahaya bagi pesisir laut selatan. 

“Studi kelayakan dan pemaparan Amdal sama sekali tidak ditaati oleh PT Jasa Marga. Pencemaran lingkungan hidup terus terjadi,” ujarnya. 

Hasil investigasi Walhi Bali menunjukkan, pengurugan terjadi sepanjang 3 kilometer, tanah yang diurug setinggi 2 meter, lebar 30 meter dan menampung batu putih atau batu kapur seberat 70 ton.

Artinya, ekosistem laut, vegetasi pesisir, dan banyak biota laut di sekitar akan musnah. 

“Bukan sebuah keindahan, bila kita hanya bisa mewariskan kerusakan lingkungan hidup saat ini,” ujar S Darmoko, Deputi Eksekutif Walhi Bali. 

Pengurugan terjadi di dua titik. Ancaman lainnya adalah hilangnya keseimbangan ekosisten di pantai selatan Pulau Bali yang sewaktu-waktu bisa berakibat fatal seperti pasang naik, banjir dan sebagainya. (OL/OL-8) 

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/08/15/340974/89/14/Walhi-Tuntut-PT-Jasa-Marga-Hentikan-Pembangunan-Jalan-Tol-Bali 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s