Pelindo dan PLN Kembangkan “eco green port”

Surabaya (ANTARA News) – PT Pelindo III (Persero) menggaet PT PLN (Persero) mengembangkan konsep “Eco Green Port” guna mengurangi polusi di kawasan pelabuhan sekaligus mewujudkan sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain di Tanah Air.

“Upaya kami untuk menjalin sinergi dengan BUMN lain bukanlah angan semata karena telah menandatangani MoU dengan PT PLN (Persero) untuk merealisasi `Eco Green Port`,” kata Direktur Utama PT Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto, dalam siaran persnya, di Surabaya, Jumat.

Menurut dia, untuk mewujudkan rencana tersebut, maka Pelindo III membutuhkan aliran listrik sehingga bekerja sama dengan PT PLN (Persero). Bahkan, ia optimistis PT PLN (Persero) dapat membantu PT Pelindo III (Persero) untuk menciptakan pelabuhan yang ramah lingkungan.

“Selanjutnya, kami identifikasi bersama berapa daya listrik yang dibutuhkan di tiap-tiap pelabuhan termasuk berapa investasi yang dibutuhkan untuk itu semua,” ujarnya.

Dengan cara tersebut, jelas dia, Pelindo sebagai perusahaan pengelola 42 pelabuhan di tujuh provinsi akan mengurangi penggunaan mesin diesel di pelabuhan yang mengakibatkan asap hitam mengepul.

“Kami yakin upaya ini mampu menjadikan udara di pelabuhan lebih bersih dan bebas polusi udara,” katanya.

Manajer Senior Pemeliharaan Fasilitas PT Pelindo III (Persero), Prasetyadi, menyatakan bahwa kini kebutuhan listrik di pelabuhan besar contoh kebutuhan daya di Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 14 Mega Watt.

Besaran tersebut digunakan untuk perkantoran, penerangan jalan, penerangan lapangan penumpukan, industri, dan kebutuhan lainnya.

“Lalu, sekarang di Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS) kebutuhan daya listriknya juga cukup tinggi mencapai 4 Mega Watt. Bahkan, mereka berencana menambah daya sebesar 10 Mega Watt untuk memasok daya 11 `Container Crane/CC` sedangkan selama ini kebutuhan listriknya dipenuhi dari genset,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya telah melakukan penghitungan kebutuhan daya guna untuk pengoperasian Terminal Multipurpose Teluk Lamong. Awal tahun 2014 Pelindo III membutuhkan tambahan daya sebesar 20 MW untuk pengoperasian Teluk Lamong.

“Hal tersebut karena alat-alat yang kami gunakan di Teluk Lamong umumnya adalah alat modern yang membutuhkan aliran listrik,” katanya.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Nur Pamudji, menyatakan bahwa sangat menyambut positif sinergi yang akan dilakukannya dengan PT Pelindo III (Persero). Apalagi, kerja sama itu mampu membuahkan satu perusahaan patungan (joint venture).

“Namun, kami perlu melihat potensi, mengkaji aspek bisnis, keuangan, dan studi kelayakannya,” katanya menambahkan. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/330502/pelindo-dan-pln-kembangkan-eco-green-port
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s