BI Kembangkan Klaster Sapi di Semarang

Metrotvnews.com, Semarang: Bank Indonesia berhasil mengembangkan klaster sapi perah dan sapi potong di Kabupaten Semarang yang merupakan daerah dengan populasi sapi terbesar di Jawa Tengah, dan kedua setelah Boyolali.

Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah V (Jateng-DIY) Joni Swastanto di Getasan, Kabupaten Semarang, Rabu (23/1), mengatakan bahwa sebagian peternak sapi perah maupun sapi potong sudah dapat membuat alternatif pakan ternak berbasis alfaafa, produktivitas susu sapi perah meningkat, kualitas daging sapi potong meningkat, dan higienitas sapi juga meningkat.

“Produksi susu yang sebelumnya hanya 10 liter per hari, kini meningkat menjadi 15 liter per hari per ekor,” kata Joni Swastanto yang dalam kesempatan tersebut memberikan bantuan Rp1,2 miliar dalam program sosial Bank Indonesia (PSBI) Tahun 2012.

Selain meningkatkan produktivitas susu dan kualitas daging sapi potong, lanjut Joni, sebagian pelaku UMKM di klaster sapi perah telah bisa membuat diversifikasi produk susu dalam bentuk sabun susu, stik susu, kerupuk susu, dodol susu, karamel susu, dan es krim.

Keberhasilan klaster sapi perah dan sapi potong tersebut juga didukung berbagai pihak di antaranya Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang telah memfasilitasi sertifikasi tanah gratis bagi pelaku usaha serta dari perbankan  yakni BRI dan Bank Jateng. 

“Setelah pemberian bantuan, kami akan terus melakukan pendampingan terus. Kami ingin menjadikan petani sejahtera. Jika mereka berkembang, kami puas,” kata Joni.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Semarang, dan sejumlah pihak terkait dari perbankan, pengusaha, dan para kelompok tani. Sejumlah bantuan yang diserahkan BI yakni untuk gabungan kelompok tani Banyu Aji dan lima kelompok tani ternak Gondang Makmur (Sumogawe), Ngudi Rejeki (Gedad), Ngudi Rahayu (Sengon), Tani Makmur (Sumogawe) serta kelompok tani ternak Margo Makmur (Tekelan) dengan total bantuan yang diberikan senilai Rp640,8 juta.

Bantuan tersebut berupa pembangunan empat kandang komunal dan satu degester biogas, enam alat perah susu portable, 100 karpet kandang sapi, tiga greenhouse pembibitan alfaafa, lima chopper, satu timbangan sapi, dan satu paket alat produksi.

Satu paket alat produksi tersebut berupa mesin pasteurisasi, showcase, mesin peniris gorengan, hand sealer, cup sealer, serta frozen semen beku kualitas impor untuk memperbaiki genetika sapi perah. 

Sementara bantuan untuk klaster sapi potong diperuntukkan empat kelompok tani Sri Mukti (Bancak), Satwa Tani (Jatijajar), Bangun Redjo (Polosiri) dan Umbul Lestari (Ungaran) dengan total bantuan senilai Rp455,1 juta berupa pembangunan tiga kandang komunal dan satu degester biogas, pembangunan satu kandang transit atau “villa¿ sapi”, empat alat timbangan sapi, empat chopper, satu mesin penggilingan daging, dan satu paket perlengkapan perpustakaan kandang pintar (ruang perpustakaan, notebook, screen projector, printer, rak buku, koleksi buku dan perlengkapan lainnya).

Selain dua klaster sapi potong dan sapi perah, BI juga memberikan bantuan kepada klaster biofarmaka berupa satu paket Alsintan (alat dan mesin 

pertanian) senilai Rp129,1 juta berupa mesin perajang, mesin pengering, rak penyimpanan simplisia, alat ukur kadar air, dan kendaraan angkut. 9Ant/Ol-3)

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/01/24/6/125404/BI-Kembangkan-Klaster-Sapi-di-Semarfang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s